Showing posts with label Stay tune. Show all posts
Showing posts with label Stay tune. Show all posts

Thursday, November 13, 2014

Kejutan Dari Malaysia Airlines System (MAS)

Hari ke-9, 10 November 2014

“Anak-anak ini diapakan hingga bisa seperti ini?”  Para Instruktur di MAS

Mendarat dan Transit di KLIA
Tak terasa, tepat tujuh hari delegasi LKMA 2014 melaksanakan rangkaian kegiatan LKMA Flight to Australia di Sydney. Pertanda bahwa tibalah waktunya bagi kami untuk kembali pulang ke negeri asal, Indonesia.
Berbagai pujian dan komentar positif telah tercatat dalam sejarah LKMA 2014 ini. Segala jerih payah kurang lebih 11 bulan, akhirnya terbalas sudah. Pukul 6.00 pm kami bergegas menuju Sydney International Airport diantarkan oleh Bu Khansa, Pak Yoga, dan para Brother dan Sister kami di sini.  

Wednesday, November 12, 2014

Ukhuwah Islamiyyah itu Nyata!

sambutan Pak Rimun dalam acara Obsesi di Masjid Al Hijrah
Hari ke-8, 9 November 2014

Tidak seperti biasanya...  Cukup sulit bagi kami untuk menuliskan reportase hari ini.  Yap, hari ini memang terasa berat buat kami.  Hari ini, hari Ahad tanggal 9 merupakan hari terakhir kami berada di negeri kangguru Australia. Ah,  andai kami masih bisa berlama-lama di sini... tapi kami tak boleh berandai-andai! Semua sudah harus bisa kami lewati, kami tidak boleh tergelincir pada perbuatan seperti ini! Ya, meski berat, tapi kami harus kuat dan tegar! Harus!

Menjadi Kang Guru Sejati!

Hari ke-7, 8 November 2014

“apa yang dilakukan oleh adik-adik kita ini sangat luar biasa dan mengingatkan kita semua di sini yaitu bahwa mereka datang ke Sydney dengan lebih dulu menyinggahi Masjid ini lalu mengakhirinya juga dengan menyinggahi dan bahkan mabit di Masjid ini. Ini semua menggambarkan bahwa mereka memiliki niat yang lurus dan hanya berharap akan keridloan Allah Swt... semoga mereka menjadi pemimpin umat yang mampu membawa perubahan negeri kita dan dunia ke arah Islam!” Dr. Luqman Hakim, Presiden CIDE


 Menjadi Kang Guru !
Alhamdulillah... Amazing... Allahu Akbar... Yeeees!!

LKMA 2014 sudah memasuki hari terakhir di negeri kangguru. Sekali lagi walau belum sempat melihat kangguru. Hari ini spesial bagi kami sebelum kembali menuju tanah air esok hari karena ada misi khusus yang harus diselesaikan di sini dan... kami tak pernah menyangkanya! Sungguh!

Memberi Yang Terbaik Bagi Brother & Sister di Sydney

Hari ke-6, 7 November 2014  

Apa Kabar Hari Ini dari  Trio MC Kita - RM, Alif &  Wisnu

















Jumat (7/11) pukul 03:00 pagi aktivitas delegasi LKMA sudah dimulai. Para peserta sudah bangun dan segera bersiap untuk melanjutkan hari-hari bersejarah mereka di Australia.

Seperti biasa, selepas evaluasi menyeluruh dari para pembina dan briefing teknis hari ini, kami bergegas menuju ke  LSC (Lakemba Sport Center) untuk memberi gugahan spirit bagi Brother dan Sister di Sydney dengan presentasi tentang LKMA yang dipungkasi dengan semitraining motivaksi kepemimpinan.  Selalu ada tantangan baru di hari baru bagi kami. Kami memang tidak pernah diizinkan untuk mengulang cara yang sama dalam presentasi. Kami juga tidak pernah diberikan kesempatan untuk gladi bersih sebelum berangkat. Alasannya, pembina sudah yakin bahwa kami mampu!

Friday, November 7, 2014

Berkunjung ke Rumah Kami di Sydney

Hari ke-4, 6 November 2014

“Kami sangat bangga dan terharu atas penampilan kalian. Kalian sudah layak menjadi diplomat!"
Bp. Nicolas Manopo, Atase Pensosbud KJRI Sydney

bersiap menanti masuk ke KJRI
Udara segar langsung menyapa kami, delegasi LKMA di Kamis pagi (06/11). Tidak seperti biasanya, kali ini breafing dan evaluasi dari para pembina kami baru dimulai pukul 06.56. Tentunya bukan karena keterlambatan tapi memang karena acara inti baru akan kami mulai di siang hari. Seusai evaluasi kami melakukan shalat dhuha terlebih dahulu sebelum akhirnya berangkat ke Konsulat Jendral Republik Indonesia di Sydney.

Thursday, November 6, 2014

Menjelajah ANSTO, Salah Satu Pusat Keunggulan Australia


Hari ke-4,  5 November 2014

presentasi disertai demonstrasi yang menarik dari Mr David 
Sydney (5/11) hari ini genap sudah 3 hari berada di Sydney. Seperti biasa pukul 4 am kami sudah siap memulai hari dengan pakaian lengkap hari itu. Tepat satu jam setelahnya kami mulai briefing. Rasanya, selalu ada pengalaman baru yang kami rasakan di setiap harinya. Namun hari ini, lebih istimewa, karena untuk pertama kalinya kami mengadakan pergantian COD (chief of delegation) secara formal.

Wednesday, November 5, 2014

“Having such a good presentation of yours, I really really apreciate...” Mr. Sean Lee, Sydney University

Day 3, 4 November 2014
Dari Sydney University, Sisi Australia yang Ilmiah Hingga Komunitas Muslim Sydney yang Antusias

berpose sejenak sambil menanti kedatangan Mr Sean
Kami memulai rangkaian kegiatan LKMA tepat pukul 03.00 waktu Australia. Semua harus bersiap untuk melanjutkan journey di negeri kangguru ini walaupun sampai sekarang belum terlihat satupun kangguru... yang ada hanya kang Guru yang setia mendampingi kami... hehehe. Basecamp kami berada di Lakemba, salah satu wilayah di kota Sydney yang mayoritas masyarakatnya muslim. Kami bermukim di penginapan yang sudah disediakan.

Friday, August 15, 2014

Antusiasme Gathering LKMA di Bumi Ruwai Jurai Lampung

Makin yakin (more sure) .. Kami .. dalam melanjutkan tahap demi tahap mensukseskan LKMA hingga tercapainya target-target fundrising, nilai serta kemampuan bahasa (Mastering the Language). Perwakilan tim Gathering Lampung yang terdiri dari panitia penyelenggara LKMA 2014 kembali mengadakan penggalangan dana untuk LKMA di Bumi Ruwai Jurai Lampung. Dengan mengucap bismillah, plus.. bantuan alumni SMAIT Insantama angkatan satu, kami melaksanakan misi besar itu di salah satu provinsi di Indonesia yang
khas dengan kopi dan ladanya. 

Tetap tak ada habisnya semangat ini.. Walaupun waktu hanya menyisakan dua setengah bulan sebelum pelaksanaan LKMA Goes to Aussie pada 2 November nanti, tetap  kami tidak akan menyerah hingga H-1 nanti. Karna saat itulah batas waktu yang diberikan oleh pembina kami untuk kami memenuhi segala persyaratan umum seperti tiga hal tadi yang harus kami penuhi. Beban terberat kami memang jujur masih di sektor pendanaan yang memang sampai sekarang sudah menyentuh 50%. Namun tetap kami bersyukur kepada Zat yang Maha Pemberi Rezeki.