Bukan lagi hitungan minggu, hari, juga hitungan jam. Momen yang kami nanti-nanti akhirnya tiba. Apalagi kalau bukan pra LKMA, miniatur LKMA itu sendiri. Persiapan keberangkatan sudah kami siapkan sejak beberapa hari lalu. Pukul 1 dini hari (19/05) kami sudah harus bangun, bersih-bersih, dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ini adalah perjalanan yang kami nantikan bahkan ketika kami masih duduk di bangku kelas 10. Mengingat nanti kami akan melakukan perjalanan all day long to Jogja menggunakan kereta yang membuat kami semakin antusias. Pukul 3 kami berangkat menuju stasiun Senen, Jakarta. Meski ini perjalanan yang cukup jauh, kami tetap melaksanakan shaum senin kamis seperti biasa. Segera sesampainya di stasiun kami langsung mengecek tiket dan berjalan menuju gerbong kereta. Dengan perasaan lega kami akhirnya duduk di dalam gerbong dan tidak lama kemudian deru mesin kereta berbunyi. Pukul 05.41-Perjalanan Jogja Solo Semarang, we're ready to go.
(Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Tingkat Akhir) Studi Komparasi ke Australia
Tuesday, May 20, 2014
Friday, May 9, 2014
Semangat Baru di Awal Mei
Pada hari Sabtu (3/4) kami tim delegasi LKMA 2014 kembali unjuk gigi. Setelah jeda beberapa waktu kami belum lagi mengadakan audiensi. Semangat kami rasakan begitu mendengar kabar bahwa kami akan kedatangan tamu nanti. Hingga pada kesempatan yang begitu berharga ini kami dipertemukan oleh tiga tamu spesial, yakni bapak Wagimin, bapak Alif Fatori, dan bapak Didik Sodikin. Alhamdulillah kami diberi kesempatan untuk berdiskusi bersama mereka dan bisa tampil kembali seperti biasa untuk menceritakan apa itu LKMA, yang menjadi mimpi besar kami. Demi hasil yang maksimal kami melakukan gladi bersih ba'da ashar juga mempersiapkan hal yang akan dibutuhkan saat audiensi nanti. Audiensi pada kali ini bertempat di aula kami tercinta.
Pukul 20.18 tamu undangan datang, yang kemudian disambut oleh film LKMA 2013 goes to Malaysia and Singapore. Setelah pemutaran film, kini waktunya Ihsan dan Abadi selaku Master of Ceremony masuk dan memeriahkan audiens. Seperti biasa, Master of Ceremony memberi sapaan khas Insantama, dan tak lupa juga tentunya jargon LKMA flies to Aussie yang kini menggema diseluruh ruangan. Kemudian MC mempersilahkan kepada para presentator-presentator hebat kami untuk maju. Presentator pertama, Zuhdi dan Ino maju menggunakan bahasa Arab, dilanjutkan oleh Sarah dan Ofi yang memperkenalkan model of leadership dengan bahasa inggris, kemudian Hanifa dan Tasya selaku presentator terakhir maju untuk menceritakan lebih jelas tentang LKMA 2014 dengan bahasa arab. Para tamu undangan dan audiens pun menyimak setiap slide yang kami presentasikan.
Walaupun sudah malam tapi ketika MC datang dan memeriahkan kembali jargon LKMA 2014, para tamu undangan dan audiens kembali bersemangat. Untuk mempersingkat waktu, MC segera mempersilahkan Hafiz selaku moderator untuk membuka forum diskusi, berupa komentar, saran, dan lain-lain. "I appreciate, kalian sudah bisa menguasai bahasa di kelas 2 SMA," kurang lebih seperti itulah yang dikatakan oleh bapak Wagimin. Ada juga bapak Alif Fatori yang berkata, "Komunikasi adalah suatu hal yang amat penting, dan luar biasa kalian sudah bisa menguasainya,". Dan bapak Didik Sodikin, yang pernah menjadi juri kami ketika Smention juga luar biasa memberi apresiasi positif kepada kami. Banyak informasi yang kami dapat dari cerita para tamu undangan kami yang juga tidak kalah luar biasanya. Para tamu undangan juga terlihat bersemangat dalam menceritakan beberapa pengalamannya, juga saran untuk kami.
Kemudian waktunya moderator untuk membuka sesi tanya jawab. Beberapa dari kami langsung memberikan pertanyaan maupun pertanyaan. "Bukan cuma keyakinan, tapi juga usaha!," begitulah pesan dari tamu undangan kami. "LKMA ini adalah ajang global," kata bapak Didik Sodikin. Hingga tidak terasa waktu menunjukkan pukul 22.30. Meski begitu sebenarnya kami masih bersemangat dan masih ingin melanjutkan forum diskusi. Moderator pun menutup forum diskusi dan menyerahkan mic kepada MC. Sebelum menutup acara, MC memberikan ice breaking luar biasa untuk mencairkan suasana dan menghibur para audiens. Kemudian audiensi pada 3 Mei pun selesai. Setelah acara ditutup kami langsung bersalaman kepada para tamu undangan dan langsung mengadakan evaluasi untuk memperbaiki diri, sekaligus penyemangat untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Pukul 20.18 tamu undangan datang, yang kemudian disambut oleh film LKMA 2013 goes to Malaysia and Singapore. Setelah pemutaran film, kini waktunya Ihsan dan Abadi selaku Master of Ceremony masuk dan memeriahkan audiens. Seperti biasa, Master of Ceremony memberi sapaan khas Insantama, dan tak lupa juga tentunya jargon LKMA flies to Aussie yang kini menggema diseluruh ruangan. Kemudian MC mempersilahkan kepada para presentator-presentator hebat kami untuk maju. Presentator pertama, Zuhdi dan Ino maju menggunakan bahasa Arab, dilanjutkan oleh Sarah dan Ofi yang memperkenalkan model of leadership dengan bahasa inggris, kemudian Hanifa dan Tasya selaku presentator terakhir maju untuk menceritakan lebih jelas tentang LKMA 2014 dengan bahasa arab. Para tamu undangan dan audiens pun menyimak setiap slide yang kami presentasikan.
Walaupun sudah malam tapi ketika MC datang dan memeriahkan kembali jargon LKMA 2014, para tamu undangan dan audiens kembali bersemangat. Untuk mempersingkat waktu, MC segera mempersilahkan Hafiz selaku moderator untuk membuka forum diskusi, berupa komentar, saran, dan lain-lain. "I appreciate, kalian sudah bisa menguasai bahasa di kelas 2 SMA," kurang lebih seperti itulah yang dikatakan oleh bapak Wagimin. Ada juga bapak Alif Fatori yang berkata, "Komunikasi adalah suatu hal yang amat penting, dan luar biasa kalian sudah bisa menguasainya,". Dan bapak Didik Sodikin, yang pernah menjadi juri kami ketika Smention juga luar biasa memberi apresiasi positif kepada kami. Banyak informasi yang kami dapat dari cerita para tamu undangan kami yang juga tidak kalah luar biasanya. Para tamu undangan juga terlihat bersemangat dalam menceritakan beberapa pengalamannya, juga saran untuk kami.
Kemudian waktunya moderator untuk membuka sesi tanya jawab. Beberapa dari kami langsung memberikan pertanyaan maupun pertanyaan. "Bukan cuma keyakinan, tapi juga usaha!," begitulah pesan dari tamu undangan kami. "LKMA ini adalah ajang global," kata bapak Didik Sodikin. Hingga tidak terasa waktu menunjukkan pukul 22.30. Meski begitu sebenarnya kami masih bersemangat dan masih ingin melanjutkan forum diskusi. Moderator pun menutup forum diskusi dan menyerahkan mic kepada MC. Sebelum menutup acara, MC memberikan ice breaking luar biasa untuk mencairkan suasana dan menghibur para audiens. Kemudian audiensi pada 3 Mei pun selesai. Setelah acara ditutup kami langsung bersalaman kepada para tamu undangan dan langsung mengadakan evaluasi untuk memperbaiki diri, sekaligus penyemangat untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
| moderator dan para tamu undangan |
KEEP STRUGGLE FOR LKMA 2014 FLIES TO AUSSIE!
Thursday, April 10, 2014
Tamu di Penghujung Maret
Setelah menikmati liburan singkat selama 3 hari, kami mendapat kabar bahwa dihari itu juga tanggal 31 Maret 2014 akan ada tamu yang ingin bertemu dengan kami, tim delegasi LKMA 2014. Yakni bapak Dr. Ir.H. Pratondo (praktisi geo spatial) Badan Informasi Geospasial, bersama akademisi dan ahli policy kehutanan Dr. Ir. H. Dodik Ridho Nurochmat, M.Sc . Itu berarti kami harus mempersiapkan audiensi sematang mungkin. Ba'da ashar kami berkumpul untuk melaksanakan gladi bersih dan tak lupa setelah itu kami berdoa agar audiensi kali ini dimudahkan Allah SWT.
"LKMA flies to Australia? Australia we're coming!" pukul 20.35, Iin Nisa Azzahra dan Rizka Dara Afifah membuka acara selaku Master of Ceremony. Audiensi kali ini dilaksanakan di aula SDIT Insantama, dan dihadiri oleh siswa-siswi boarding. Kemudian diputar film LKMA Go To Malaysia mengingat momen tersebut sudah terjadi setahun yang lalu. LKMA 2013 pun sudah sukses dilalui. Dan kini giliran kami. Setelah film selesai diputar, Adzkiaturrahmah dan Dzakiyyah Rusydah selaku persentator pertama maju dengan mantap menggunakan bahasa arab dan inggris. Kemudian persentator pertama mempersilahkan persentator kedua, yaitu Zulvina dan Syifaa Urrahmah menggunakan bahasa arab. Dan diakhiri oleh persentator selanjutnya, Muhammad Fikri Fuadi dan Razinfikran. Para tamu dan audiens memberikan tepuk tangan.
MC masuk kembali dan menyapa semangat para tamu dan audiens. Kini waktunya pak Rimun Wibowo selaku moderator memulai forum diskusi. Diskusi ini berlangsung cukup lama, para tamu memberikan apresiasi positif, serta cerita menarik seputar kesuksesan.
"Niat, usaha, dan berdoa adalah kunci kesuksesan," begitulah pesan dari tamu kami. Pukul 22.50 pak Rimun menutup forum diskusi dan karena waktu sudah cukup larut malam, MC menutup acara audiensi pada 31 Maret 2014 ini. Kemudian tak lupa pemberian cinderamata kepada para tamu yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir menemui kami, tim delegasi LKMA 2014.
"LKMA flies to Australia? Australia we're coming!" pukul 20.35, Iin Nisa Azzahra dan Rizka Dara Afifah membuka acara selaku Master of Ceremony. Audiensi kali ini dilaksanakan di aula SDIT Insantama, dan dihadiri oleh siswa-siswi boarding. Kemudian diputar film LKMA Go To Malaysia mengingat momen tersebut sudah terjadi setahun yang lalu. LKMA 2013 pun sudah sukses dilalui. Dan kini giliran kami. Setelah film selesai diputar, Adzkiaturrahmah dan Dzakiyyah Rusydah selaku persentator pertama maju dengan mantap menggunakan bahasa arab dan inggris. Kemudian persentator pertama mempersilahkan persentator kedua, yaitu Zulvina dan Syifaa Urrahmah menggunakan bahasa arab. Dan diakhiri oleh persentator selanjutnya, Muhammad Fikri Fuadi dan Razinfikran. Para tamu dan audiens memberikan tepuk tangan.
MC masuk kembali dan menyapa semangat para tamu dan audiens. Kini waktunya pak Rimun Wibowo selaku moderator memulai forum diskusi. Diskusi ini berlangsung cukup lama, para tamu memberikan apresiasi positif, serta cerita menarik seputar kesuksesan.
"Niat, usaha, dan berdoa adalah kunci kesuksesan," begitulah pesan dari tamu kami. Pukul 22.50 pak Rimun menutup forum diskusi dan karena waktu sudah cukup larut malam, MC menutup acara audiensi pada 31 Maret 2014 ini. Kemudian tak lupa pemberian cinderamata kepada para tamu yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir menemui kami, tim delegasi LKMA 2014.
Thursday, March 13, 2014
Pertemuan dengan delegasi Australia
Bogor – Kedatangan Bu Khansa di SIT Insantama menjadi titik terang bagi program kami yang luar biasa yaitu LKMA Flies To Australia ini. Syukur kami, beliau selama ini telah memberi informasi yang sangat penting bagi kami. Sebelumnya, beliau memang adalah salah seorang dari banyak yang antusias dengan program LKMA ini dan Sekolah Insantama tentunya.
Gathering di Bumi Lancang Kuning
Alhamdulillah Gathering untuk LKMA flies to Aussie yang diadakan di Riau telah berhasil dilaksanakan. Banyak hal baru yang kami didapat dalam melaksanakan kegiatan ini. Banyak cerita di balik suksesnya gathering ini mulai dari persiapan yang awalnya meragukan, tempat pelaksanaan yang sulit untuk didapat dan masih banyak lagi pengalaman yang kami alami ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)